RSS

Akhirnya…

Sun, Oct 18, 2009

....Telur

“Hasilnya bronchitis.”
Itu kata perawat cantik yang menanganiku sejak tempo hari. Syukurlah bukan pneumonia meskipun lambat laun kalau tak segera ditangani akan kesana juga muaranya, wallahualam.

Aku sudah sangat siap sebenarnya dengan hasil rontgen itu, apapun, mengingat betapa gejala-gejala kearah sana sudah nampak dariku sejak usia dini, hanya baru kali ini semua terasa lebih berat. Benar saja, sudah kronis. Dan aku tersenyum lega setelah tahu itu, seakan satu beban berat di otakku terlepas meskipun berganti dengan beban lain yang kurasa memang dibutuhkan otakku agar tetap aktif dan aku tetap hidup.

Bronchitis bukan penyakit parah sebenarnya, hanya peradangan pada bronkus yang merupakan saluran udara ke paru-paru. Bisa sembuh sempurna asal pengobatannya teratur. Jauh-jauh dari debu, polusi, asap rokok serta udara dingin. Intinya sih kalau menurutku adalah, aku harus mulai bersahabat dengan masker dan antibiotic. Jadi orang steril wannabe atau kalau kata sahabatku si fay adalah calon wong ayu tenan (hahaha… uuhhhh… bukan aku banget). Dan efek paling kentara dari penyakit ini justru kelangsingan tubuhku yang semakin menjadi tanpa perlu minum laxing dan semacamnya, hahahahaaaaa…

Ya sudahlah… Mungkin memang takdirku punya badan langsing. Kalaupun harus mati muda, pasti semua ada hikmahnya. Bersyukur saja tuhan masih sayang padaku, masih memberiku waktu dan kesempatan mengumpulkan bekal perjalanan abadi. Entah sampai kapan, toh gagh ada yang bakal dapat menghitung. Yang tebaik adalah berserah diri kepadaNya..(ebiet banget…)

Dan yang pasti, setelah aku meninggalkan instalasi radiology rumah sakit dr.Soebandi tempo hari, aku merasa menjadi orang paling bahagia sedunia. Ditambah lagi se sisir pisang ambon, se buah pear dan se botol pocari sweat ukuran 500 ml yang akhirnya berhasil kubeli menyempurnakan kebahagian itu.. Terimakasih tuhan, kasihMu membuatku mampu melihat matahari dan menghirup udara pagi ini meski batuk tiada henti mengiringi…

Hahahahhahahaha… lebay…..

,

This post was written by:

Ceriaselamanyah - who has written 63 posts on Kupu-Kupu Hitam Putih.

karena kata hanya bisa ditulis dan diucapkan, maka tuliskanlah banyak kata yang tak mampu kau ucapkan

Contact the author

7 Comments For This Post

  1. nakjaDimande Says:

    rully cantik, jangan keterusan dong kurusnya :) hayo jaga makanan dan istirahatnya yang cukup.. biar bisa terbang lagi seperti kupu-kupu..

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    ia bundo… ni berat badanku udah mulai naik…

    [Balas]

  2. kolojengking Says:

    Semoga cepet sembuh ya jeng… meski lagsing enak dipandang mata, tapi penyakitnya tetep harus dimusnahkan… He.he.

    Salam, :)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yup !!! musnahkan..

    [Balas]

  3. elmoudy Says:

    yg penting berserah diri pada Yang Maha Atas..
    apapun yg kita alami… bukankah itu adalah kemauanNya
    jalani dengan ikhlas

    pastinya hidup kan bahagia
    dunia akheraaat

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yup.. benar…

    [Balas]

  4. heri Says:

    bersyukurlh selalu.. :)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    meski sulit… tapi akan dicoba terus..

    [Balas]

  5. ayamcinta Says:

    Siep…..
    mana pisangnya…..

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    udah habis laa…
    heheh

    [Balas]

  6. atmakusumah Says:

    Tetap Bersyukur kepada Allah atas ujian sakit, pemikiran yang bijak…
    dan mengumpulkan bekal untuk perjalanan abadi…sepakat sekali…
    Mudah2an selalu dikuatkan oleh Allah…

    salam Kenal ya…

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    salam kenal juga…

    [Balas]

  7. dinz Says:

    mbak… saya juga langsing,,,
    hidup brochitisss… hohohoho

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yang ada musnahkan bronchitis kaleeeee…
    nyikso..

    [Balas]

Leave a Reply