RSS

Yang Takkan Pernah Lagi Mendengar Bel Tanda Pelajaran di Sekolah Telah Usai

Thu, Aug 20, 2009

....Telur

Pulang kerumah sendiri akhir-akhir ini selalu menjadi dilema tak berkesudahan buatku. Tak ada neraca yang pas untuk menakar apakah keputusan itu baik atau buruk, karena banyak yang dipertimbangkan dan membuat bimbang. Seperti juga deadline kewajibanku pulang akhir minggu kemarin karena sakit masih harus tertunda sampai beberapa hari karena kebanyakan menimbang kebimbangan.

Pada akhir kebimbangan itu aku pulang juga. Di senin pagi dengan nebeng teman yang kebetulan juga hendak meninggalkan Jember untuk pulang kerumahnya. Dicekam hawa dingin yang menjadikan bumi ini lebih mirip frezer raksasa membuat tubuhku semakin ringkih, dan pada keadaan seperti itulah aku tersadarkan bahwa pulang kerumah memang adalah keharusan.

Biarpun dalam keadaan tidak baik-baik saja, kebiasaan untuk berhenti ngopi atau ngeteh di puncak gunung Gumitir tetap terlaksana seperti kebiasaan melaksanakan upacara bendera di sekolah setiap senin pagi. Kebiasaan yang membuat perjalanan pulang ke rumah setelah berbilang waktu berkutat dengan kepenatan di kota orang terasa begitu menyenangkan.

Entah kenapa pagi ini aku merasa ada sesuatu yang menurutku janggal. Bukan pada suasana tempat ngopi ini yang sepi padahal jalanan ramai, maklum saja ini masih terlalu pagi dan hari aktif. Tapi pada sosok kecil yang mengantarkan tehku. Bukan karena ganti orang, masih tetap si kecil kurus kering yang kutaksir umurnya 12 tahunan itu, sama seperti biasanya. Tapi karena ini adalah senin pagi dimana seharusnya dia ada di lapangan sekolah melaksanakan upacara bendera.

Kejanggalan itulah yang membuatku terusik untuk bertanya padanya.
“Gagh sekolah le?” tanyaku.
“Gagh mbak” jawabnya.
“Kelas berapa putus sekolah?” tanyaku lagi.
“Kelas 3 SD dulu” jawabnya datar sambil berlalu meninggalkanku.

Selain memang sesak nafasku menghadapi dingin di puncak gunung ini, aku mendesah panjang mendengar jawaban datar si kurus kering itu. Inilah negeriku Indonesia yang harus menghadapi kenyataan satu asset masa depannya tak mampu dan mau lagi mengenyam pendidikan.

Belum selesai otakku mencerna fenomena kampanye sekolah gratis oleh pemerintah belakangan ini yang lebih mirip pledoi karena menjamurnya RSBI (Rintisan Sekolah Berstandart Internasional) dan SBI (Sekolah Berstandart Internasional) yang notabenenya tidak murah itu, aku tersadarkan bahwa keadaam seperti ini justru menjadi jalan akan lebih banyak lagi anak putus sekolah.

Udara dingin, pikiranku yang terus berputar, cerita yang tak henti mengalir dariku dan kawanku tanpa terasa sudah menghabiskan segelas teh panas yang diantarkan si kurus kering tadi. Tetes terakhir teh panas itu seperti bel tanda pelajaran di sekolah telah usai dan semua siswa diperkenankan untuk pulang. Bersama dingin yang menusuk busuk dijantungku, akupun pulang membawa semua pelajaran yang kudapat pagi ini tentang seoarang anak yang takkan pernah lagi mendengar bel tanda pelajaran di sekolah telah usai….

,

This post was written by:

Ceriaselamanyah - who has written 56 posts on Kupu-Kupu Hitam Putih.

karena kata hanya bisa ditulis dan diucapkan, maka tuliskanlah banyak kata yang tak mampu kau ucapkan

Contact the author

28 Comments For This Post

  1. perigitua Says:

    haddiirrrr….
    siang siang mengunjungi sahabat, tuk memohon maaf dan mengharap kemurahan hati sahabat tuk sekedar memaafkan segala kesalahan yang telah aku perbuat.
    Mari kita luruskan niat, sucikan hati, semoga Ramadhan dapat mengantar kita kembali fitri
    cu….
    note: sorry.., komenx-nya ntar aja ya…..

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    hemmh…
    maap juga ya kalo ada salah…
    met menunaikan ibadah puasa…

    [Balas]

  2. kolojengking Says:

    Betul sekali, sekolah gratis tapi selain RSBI. Berarti juga, sekolah gratis [tapi] seadanya.
    Dengan guru yang dibayar “seadanya”, kualitas “seadanya”, dan fasilitas “seadanya”. Semoga kelak lulusannya tidak sekedar “seadanya”.

    Salam, :)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yupz.. semoga saja.. dan indonesia menjadi lebih baik karenanya…

    [Balas]

  3. Blog Informasi Says:

    wah menyentuh sekali yah,,,

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    hehe…

    [Balas]

  4. Hariez Says:

    terkadang pendidikan menjadi pilihan no sekian karena mahalnya harga pendidikan ya Mba :D

    [Balas]

    Hariez Reply:

    Marhaban Ya Ramadhan..Mohon maaf bilamana Ada kata-kata yang menyinggung ataupun menyakiti baik sengaja ataupun tidak disengaja..mari sambut Ramadhan ini dengan hati yang bersih :D

    -salam- ^_^

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    mohon maap juga dari aku..

    tapi nge blog nya gagh puasa kan?

    semangat !!!

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    heheeh..
    untuk sebagian orang mungkin…

    [Balas]

  5. nakjaDimande Says:

    puncak Gumitir nya memukau rully.. semakin menusuk dengan kehadiran si bujang kurus yang tak kan pernah lagi berlarian ceria dihalaman sekolah..

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    semoga tidak ada di puncak-puncak lainnya di Indonesia ini bundo…

    [Balas]

  6. brekele Says:

    Artinya slama ini Indonesia belum merdeka terlebih-lebih dengan dunia pendidikan, secara fakta masih banyak kebodohan dimana-mana, So berhasilkah program belajar 9 tahun tanpa meningkatkan kesejahteraan masyarakat terlebih dahulu …

    http://www.brekele-bisikanhati.blogspot.com

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    hemmmh….

    [Balas]

  7. septa25 Says:

    Ahlan Wa Sahlan Yaa Syahra Ramadhan..
    SELAMAT MENJALANKAN IBADAH SYAUM,MOHON DIMAAFKAN ATAS SEGALA DOSA, KESALAHAN DAN KEKHILAFAN

    Salam

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    sama-sama…

    [Balas]

  8. angga chen Says:

    semoga dengan permintaan maaf ini allah swt menyempurnakan puasa kita, membersihan hati kita dan membuat hidup kita jauh lebih baik dengan ketenangan jiwa dan keikhlasan hati dan menjadikan kita penghuni surganya…amiien ! thanks

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    amin..

    [Balas]

  9. noersam Says:

    salam kenal ajah ya….selamat menunaikan ibadah puasa

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    sama-sama …

    [Balas]

  10. gwgw Says:

    hati-2 bermain kata, kata jauh lebih tajam dari pada pedang, jauh lebih menyakitkan daripada silet, kata-2 lo adalah harimau loh…:-)
    keep bloging…

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    ok..
    terimakasih…

    [Balas]

  11. shalimow.com Says:

    alow dik
    salam kenal
    wowowow, blognya bagus banget, ajarin donk
    thanks

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    lahhhh… bukannya situ yg lebih mantabb…
    btw, terima kasih ya…
    salam kenal..

    [Balas]

  12. zulhaq Says:

    gratisan itu hanya ada dalam janji janji mereka…
    semoga bangsa ini menjadi lebih baik dan memajukan nilai pendidikan dengan sebaiknya….marhaban ya ramadhan, mohon maaf lahir dan bathin

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    sama-sama bang..

    [Balas]

  13. Didien® Says:

    itu masih di beberapa bagian yg sempat kita jumpai…tp sbnrnya di beberpa te,pat lainnya masih byk thole² yg kurus kering tak dpt menikmati bangku sekolah..
    semoga pemerintah dan kita semua semakin peduli…

    ??????????? ??????? ????? ???? ?????? ??????????? ???????????? ?????????
    “Ya Allah, berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukan kami dengan bulan Ramadhan.” (HR Ahmad) …

    salam, ^_^

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yupz.. semoga pemerintahh dan kita semuanya semaakin perduli..

    [Balas]

  14. Didien® Says:

    duh ternyata tulisan arabnya ga keluar… hiks :sad:

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yang sabar yach…. :P

    selamat menunaikan ibadah puasa kawand..

    [Balas]

  15. Caride™ Says:

    memprihatinkan ya mbak..??
    pakabar mbak ceria…???

    salam, ^_^

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    baik2…

    puasakan?
    met menunaikan ibadah puasa ya…

    [Balas]

  16. Si Gembala Says:

    Harapannya ..semoga kedepannya bukan slogan semata ya mbak….meski sebenarnya…penayangan iklan juga terasa menyesatkan karena memang tidak sepenuhnya seperti yang diiklankan….

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    itulah yg mengecewakan…. ironis sekali…
    btw, met puasa yach…

    [Balas]

  17. Lamunadi Says:

    Sedihnya mendengar satu anak putus sekolah. Pada hal masih banyak lagi yg kandas di awal jalan, yg belum bisa kita hitung berapa jumlah pastinya.
    Jangankan yg jauh dari pusat kekuasaan. Di “depan hidung” pun di Jakarta banyak yg keleleran putus didik, namun hanya menjadi “hiasan” ibu kota semata. :(
    Salam. 8-)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    itulah negeri kita.. kita sebagai bagan darinya semoga tak lelah untuk terus membuat semuanya membaik..

    [Balas]

  18. bohaay Says:

    Selamat berpuasa….. semoga amal ibadah kita di terima ALLAH.SWT, n mau minta maaf juga

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    samasama…

    [Balas]

  19. thepenks Says:

    nyari guest book ndak ada.. jadi koment disini saja.. salam kenal, anak banyuwangi?

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yupz…
    salam kenal balik

    [Balas]

  20. abrus Says:

    fenomena kampanye sekolah gratis oleh pemerintah …
    jawaban datar si kurus kering itu… sebuah kontradiksi …

    buat apa sekolah internasional … kalau si kurus kering itu *terlantar..?
    dilemma … kontradiksi … saling berpacu … :(

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    yupz… itulah dilema yg sebenarnya..

    [Balas]

    abrus Reply:

    @Ceriaselamanyah,

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    apa?

  21. Zulhaq Says:

    met puasa sista :)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    udah bolong berapa puasanya bang?

    [Balas]

  22. elmoudy Says:

    cukup sedih juga ngliat anak kecil yg gak bisa sekolah… harusnya mereka ada yang peduli. Siapa yg harusnya membimbing mereka???

    btw.. suka ngopi ce??

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    bukan kopi.. aku selalu pesen teh kalo disana.. hehe..
    dukung dan doakan saja aku punya cukup kekuatan untuk “peduli” pada mereka..

    [Balas]

    elmoudy Reply:

    @Ceriaselamanyah, ahh… gw salut ama lo, ce. Kukirimkan doa special untukmu yaa. Moga Allah memudahkan jalanmu n ridha atas semua pengorbananmu untuk mereka. amiin

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    terimakasih doanya kak…

  23. kezedot Says:

    met kenal ya jeung
    met puasa juga
    met malam yah
    salam hangat

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    met puasa jugag..

    [Balas]

  24. alamendah Says:

    Sekolah mana, sih yang gratis??!!
    (iklan menyesatkan, itu…)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    mari kita patungan buat sekolah gratis sendiri…

    hehehe…

    [Balas]

    genial Reply:

    @Ceriaselamanyah, berapa berapa patungannya? wedewww…

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    beneran mau ngikut patungan tah?
    hehehehe…

  25. noersam Says:

    aku datang…met puasa ajah

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    sama-sama bro…

    [Balas]

  26. genial Says:

    wooowww… tertinggal pelajaran nii saiia nya :( udah banyak bangeeddd iiaa.. teladd beud nii kek nya.. gpp lahh yg penting hadir dulu sambil ngucapin met saur :)

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    gagh usah sedih… ceriaselamanyah aza…
    hehe.. met puasa ya bro…

    [Balas]

  27. hanif Says:

    Andai ada banyak orang di negeri ini yang bisa mempunyai kemampuan membuat solusi lebih cepat sebelum masalah itu ada pasti negeri ini akan berjaya. Sekolah gratis yang dicanangkan tidak hanya sebatas program kerja, tetapi ada implikasi yang cukup signifikan pada akhirnya sehingga tak muncul permasalahan baru ketika RSBI (Rintisan Sekolah Berstandart Internasional) dan SBI (Sekolah Berstandart Internasional) muncul.

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    mungkin lebih baik kalo tak selalu mengandalkan pemerintah…
    sebagai bagian dari indonesia, mari lakukan yang terbaik sebisa kita…

    [Balas]

  28. b. ariyanto Says:

    ass..
    salam kenal
    dan blognya juga gambarnya oke banget mba..
    wah jangan percaya deh mba dengan keadaan sekolah sekarang yang bilangnya gratis tapi maih ada saja yang berusaha untuk cari sampingan… namanya juga manusia mba kadang harus mencari sesuap nasi dengan cara apapun.
    salam sahur aja
    maksih mba

    [Balas]

    Ceriaselamanyah Reply:

    sama-sama..
    makasih udah berkunjung..

    [Balas]

Leave a Reply